Saat melihat mangga yang sudah matang di pohon, Bang Jarwo berniat memetiknya agar bisa dijual dan mendapat komisi. Namun di saat yang sama, Adit dan Denis justru melihat ada sarang burung di pohon tersebut. Karena khawatir sarangnya jatuh, Adit memanjat pohon untuk menahannya dengan kayu agar tetap aman.
Bang Jarwo yang tidak tahu alasan Adit memanjat langsung marah karena mengira Adit mengambil mangganya. Situasi sempat tegang sampai akhirnya Adit hampir terjatuh dan semua orang berusaha menolongnya dengan tangga. Setelah Adit turun dengan selamat, Pak Haji menjelaskan bahwa niat Adit sebenarnya baik karena ingin menyelamatkan sarang burung. Niat baik tetap harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

