Adit ingin membantu Bunda menyelesaikan pesanan kue yang cukup banyak. Ketika Bunda dan Ayah pergi ke pasar untuk membeli bahan yang habis, Adit mendapat tugas menjaga Adel di rumah. Melihat kesibukan Bunda, Adit berinisiatif membuat kue sendiri meskipun belum memahami cara membuatnya dengan benar.
Awalnya, Adit merasa senang karena berhasil menyelesaikan beberapa pesanan sambil menemani Adel. Namun, Bu Salamah dan Pak Dasuki datang mengeluhkan rasa kue yang hambar dan berbeda dari biasanya. Adit pun mengakui kesalahannya, sementara Bunda dengan sabar mengajarkan cara membuat kue yang enak.
Keseruan berlanjut ketika Adit tidak bisa mengikuti lomba bulu tangkis karena kondisi kesehatannya menurun. Denis kemudian dipercaya menggantikannya, meskipun sempat takut kalah. Berkat latihan bersama Adit dan bimbingan Pak Haji, Denis mulai percaya diri menghadapi pertandingan dengan dukungan teman-temannya.

