Adit dan teman-temannya sedang bermain bersama, sementara Denis mencoba melatih keberaniannya. Meski sempat ragu dan takut, Denis akhirnya mau mencoba dengan mengikuti saran Adit—menutup mata, menarik napas, dan membayangkan dirinya berani. Namun saat mencoba, Denis terjatuh dan kakinya terluka.
Adit dengan sigap membantu Denis berjalan pulang. Dalam perjalanan, mereka mampir ke tempat tambal ban untuk memperbaiki sepeda. Sementara itu, Denis yang kesakitan tetap berusaha kuat meski harus berjalan perlahan. Adit pun berusaha bertanggung jawab, memastikan semuanya beres sebelum pulang.
Masalah muncul ketika sepeda Adit sempat tertukar dan terbawa oleh Bang Jarwo tanpa sengaja. Adit pun harus mencarinya sendiri. Setelah bertemu, Bang Jarwo menyadari kesalahannya karena lupa dan akhirnya membantu Adit menyelesaikan urusan sepedanya.
Di akhir cerita, Adit pulang dengan rasa lega setelah semua selesai, meski sempat membuat Bunda khawatir karena pulang terlambat.
Pesan dari cerita ini adalah pentingnya tanggung jawab dan saling peduli. Ketika membantu orang lain, harus dilakukan sampai tuntas, dan keberanian juga perlu dilatih meski harus melewati rasa takut.

