Adit berencana mengamati keindahan langit malam menggunakan teropong bintang bersama Ucup. Namun, tripod teropongnya rusak sehingga ia meminta bantuan Bang Jarwo untuk memperbaikinya. Sayangnya, dalam perjalanan mengantarkan barang, Bang Jarwo justru kehilangan tripod tersebut.
Meski peralatan belum lengkap, Adit dan Ucup tetap menikmati pemandangan langit yang dipenuhi bintang. Adit memperkenalkan bintang Sirius yang terlihat terang serta rasi bintang Ursa Mayor yang dahulu dimanfaatkan para pelaut sebagai petunjuk arah. Ucup pun semakin kagum dengan luas dan indahnya alam semesta.
Pak Haji akhirnya membantu memperbaiki tripod yang ternyata hanya mengalami masalah pada bagian penguncinya. Setelah teropong kembali digunakan, Adit, Ucup, dan Bang Sopo bergantian mengamati bintang. Mereka juga belajar tentang tadabur alam, yaitu mengagumi ciptaan Allah sebagai bentuk rasa syukur.

