Bang Jarwo kembali mendapat tugas mengantarkan sejumlah barang menggunakan motornya. Di tengah perjalanan, ia bertemu Ayah Adit yang sedang terburu-buru menuju stasiun dan akhirnya ikut mengantarkannya.
Perjalanan mereka ternyata tidak berjalan mulus. Bang Jarwo masih harus mampir mengantar barang, sementara sebuah tiket yang tertinggal membuat situasi semakin terburu-buru. Adit yang menyadari tiket tersebut kemudian berusaha menyusul, dibantu Pak Haji agar tiket bisa segera sampai kepada ayahnya.
Berbagai rintangan akhirnya dapat dilewati meski sempat membuat keadaan menjadi cukup merepotkan.
Cerita ini mengajarkan pentingnya menghadapi setiap tantangan dengan usaha, kesabaran, dan saling membantu agar masalah dapat diselesaikan dengan baik.

