Pak Sanip sedang meriang, membuat Ucup khawatir dan berusaha membantu sebisanya. Ia ingin membelikan bakso untuk ayahnya agar cepat sembuh, meski harus mencari Kang Ujang ke sana kemari. Dibantu Adit dan sempat ikut Bang Jarwo, Ucup tetap gigih meski belum menemukan penjual bakso.
Di sisi lain, Pak Sanip makin cemas karena Ucup tak kunjung pulang. Hingga akhirnya Ucup kembali, dan keduanya saling meminta maaf karena sama-sama khawatir satu sama lain.
Tak lama, bantuan datang dari warga yang membawakan bakso, membuat suasana kembali hangat. Setelah itu, mereka memilih menunaikan salat terlebih dahulu sebelum makan bersama.
Pesannya, kasih sayang dalam keluarga terlihat dari kepedulian dan usaha saling menjaga satu sama lain.

