Bang Jarwo mendapat kesempatan membuat spanduk untuk usaha pecel lele milik Pak Dasuki. Merasa pekerjaan melukis lebih menjanjikan, ia mengajak Adit membantu menyelesaikan desain spanduk hingga melupakan tugas utamanya mengantar pesanan di warung Babacang. Sementara itu, Babacang dan Bang Sopo harus bekerja lebih keras mengurus pesanan yang mulai menumpuk.
Ketika Bang Haji mengetahui keadaan tersebut, ia mengingatkan Bang Jarwo agar tidak mengabaikan amanah demi mengejar pekerjaan lain. Bang Jarwo pun sadar bahwa pekerjaan melukis hanya datang sesekali, sedangkan tanggung jawab yang sudah dipercayakan kepadanya harus tetap menjadi prioritas. Amanat: Meraih peluang baru itu baik, tetapi jangan pernah melalaikan tanggung jawab dan amanah yang sudah menjadi kewajiban.

