Denis sedih saat mendengar Adit kemungkinan akan pindah rumah. Ia khawatir tidak bisa bermain dan belajar bersama lagi seperti biasanya.
Sementara itu, Bang Jarwo salah paham karena mengira barang-barang di rumah Adit benar-benar akan dilelang. Ia bahkan sudah menawarkan beberapa barang kepada warga sekitar sebelum semuanya jelas.
Di sisi lain, Adit terus menyemangati Denis agar berani mencoba dan tidak mudah takut saat bermain. Dengan bantuan Ucup, Denis perlahan mulai percaya diri.
Akhirnya kabar baik datang karena keluarga Adit ternyata tidak jadi pindah rumah. Semua pun merasa lega dan kembali bahagia bersama.
Pesannya, jangan mudah panik sebelum mengetahui kebenaran, dan persahabatan sejati akan selalu saling mendukung dalam keadaan apa pun.

