Pak Haji dan Babacang sudah lama menunggu Kang Ujang kembali ke gerobak baksonya. Karena rasa lapar mulai membuat tidak tenang, Babacang mencoba meracik bakso sendiri. Namun, hasilnya kurang memuaskan hingga Pak Haji mengingatkan bahwa setiap pekerjaan membutuhkan keahlian.
Pak Anas kemudian ikut mencoba membuat bakso karena pernah berjualan di Toba, tetapi hasilnya juga belum sesuai harapan. Berbeda dengan mereka, Adit pernah belajar langsung dari Kang Ujang sehingga berhasil meracik bakso dengan rasa yang enak dan mendapat pujian.
Kang Ujang akhirnya kembali setelah ternyata ketiduran saat mengambil kuah. Ia terkejut mengetahui baksonya sudah banyak berkurang karena digunakan untuk berbagai percobaan. Pak Haji dan Babacang pun harus menghadapi persoalan tanggung jawab atas bakso tersebut.
Amanat: Mencoba dan belajar hal baru itu baik, tetapi jangan menggunakan barang milik orang lain tanpa izin. Setiap tindakan harus dilakukan dengan tanggung jawab dan menghargai keahlian orang lain.

