Bang Jarwo dan Bang Sopo punya ide besar untuk memulai bisnis katering sendiri. Tanpa banyak persiapan, mereka langsung menerima pesanan untuk acara di musala. Dengan semangat tinggi, semua makanan langsung disiapkan, bahkan sampai meminjam bahan dari Kang Ujang.
Namun ternyata mereka salah paham—acara tersebut baru akan diadakan keesokan hari. Makanan yang sudah terlanjur dibuat pun jadi berlebihan dan membuat mereka panik karena sudah keluar banyak biaya.
Di tengah kebingungan, datang seseorang yang membutuhkan makanan untuk keluarganya. Akhirnya, makanan itu dibagikan kepada yang membutuhkan. Meski awalnya dianggap kesalahan, ternyata justru membawa manfaat bagi orang lain.
Dari kejadian ini terlihat bahwa kesalahan bisa menjadi kebaikan jika disikapi dengan niat yang tulus, dan dalam berbisnis kita harus lebih teliti agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.

