Pak Haji mengajarkan Adit, Dennis, Ucup, dan Kipli berlatih panahan dengan mengutamakan konsentrasi, mengatur napas, serta fokus pada sasaran. Adit sempat meleset, tetapi Pak Haji mengingatkan bahwa kemampuan membutuhkan latihan dan tidak bisa langsung dikuasai.
Bang Jarwo kemudian ikut mencoba dan terlalu percaya diri meski beberapa kali gagal mengenai sasaran. Saat kembali melepaskan anak panah, tembakannya justru mengenai sarang lebah. Lebah pun mengejar Bang Jarwo hingga ia panik dan berusaha menyelamatkan diri.
Kejadian ini mengajarkan bahwa setiap keterampilan membutuhkan latihan, kesabaran, dan konsentrasi. Jangan terburu-buru merasa hebat, karena kurang fokus dan ceroboh dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

