Episode ini mengisahkan Bang Jarwo yang tanpa sengaja menemukan dompet di jalan saat suasana sedang sibuk. Di tengah rasa lapar dan emosi yang belum stabil, muncul godaan untuk menganggap dompet itu sebagai rezeki. Namun Adit dan Denis melihat situasi tersebut dengan hati-hati dan mencoba bersikap benar. Ketegangan muncul ketika dompet hampir saja disalahgunakan, sampai akhirnya nurani berbicara lebih keras. Bang Jarwo pun dihadapkan pada pilihan antara kejujuran dan ego sesaat.
Pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa rezeki sejati datang dari sikap jujur, dan menemukan barang orang lain bukan alasan untuk memilikinya, melainkan kesempatan untuk berbuat benar.

