Bang Jarwo harus menerima keputusan berat ketika Baba Cang tidak lagi mengizinkannya bekerja karena terlalu sering melakukan kesalahan. Meski telah meminta maaf, Bang Jarwo akhirnya berpamitan kepada Baba Cang, Pak Haji, dan Bang Sopo. Kepergiannya membuat suasana Kampung Karet Berkah terasa berbeda.
Tanpa Bang Jarwo, Baba Cang dan Pak Haji kewalahan melayani pesanan warga. Bang Sopo kesulitan mengingat daftar belanja, sementara bemo yang digunakan untuk mengantar barang tiba-tiba mogok. Adit dan Denis berusaha membantu, tetapi beberapa pesanan justru tertukar hingga membuat mereka menyadari bahwa pekerjaan Bang Jarwo tidak semudah kelihatannya.
Ketika Bang Jarwo kembali untuk menyerahkan catatan pesanan warga, semua orang terdiam. Baba Cang dan warga akhirnya menyadari betapa pentingnya kehadiran Bang Jarwo selama ini. Suasana haru pun berubah menjadi kebahagiaan ketika mereka menyambutnya dengan pelukan hangat.

