Bang Jarwo menerima amanah dari Pak Anas untuk memperbaiki meja yang rusak sebelum sore hari. Awalnya Bang Jarwo yakin bisa menyelesaikannya dengan cepat, tetapi di tengah jalan ia malah tergoda menerima pekerjaan lain memperbaiki pompa air milik Pak Dasuki.
Karena terlalu sibuk dan tidak fokus pada tanggung jawab awal, meja milik Pak Anas justru ditinggalkan begitu saja. Denis yang diminta menjaga malah kebingungan saat meja semakin rusak. Untungnya Adit datang membantu Denis membereskan keadaan.
Saat kembali, Bang Jarwo langsung panik melihat meja belum selesai diperbaiki. Pak Haji pun mengingatkan bahwa amanah harus dijaga dan tidak boleh ditinggalkan demi urusan lain.
Cerita ini mengajarkan kalau seseorang harus bertanggung jawab terhadap tugas yang sudah dipercayakan kepadanya dan tidak menunda amanah yang diberikan orang lain.

