Pagi itu, Bang Jarwo dan Bang Sopo terlihat terburu-buru menyelesaikan pekerjaan. Mereka ingin cepat-cepat mengantar barang agar bisa sarapan lebih awal. Namun rencana tak selalu berjalan mulus. Warung yang mereka tuju ternyata tutup. Bang Jarwo pun langsung berpikir keras sambil menyuruh Sopo istirahat sejenak.
Belum sempat mereka rehat benar, Adit datang dan membawa kabar dari Pak Haji. Ternyata Pak Haji mencari Bang Jarwo dan menyuruhnya ke musala untuk bersih-bersih. Mendengar itu, Bang Jarwo langsung gelisah. Dengan berbagai alasan, ia minta Adit menyampaikan pada Pak Haji bahwa mereka akan menyusul saja nanti.
Namun, belum jauh dari tempat itu, Pak Haji sendiri muncul. Bang Jarwo panik dan segera mengajak Sopo untuk kabur diam-diam. Mereka bersembunyi di balik tembok dan gang sempit, berpindah-pindah tempat sambil menghindari kemungkinan tertangkap mata Pak Haji. Sambil ngos-ngosan, Bang Jarwo berulang kali berkata “Ayo, cepetan!” kepada Sopo.
Amanat dari bagian ini menyiratkan bahwa menghindari tanggung jawab hanya akan membuat keadaan makin melelahkan dan menyulitkan.
Akhirnya, setelah cukup lama bersembunyi dan kelelahan sendiri, Bang Jarwo dan Sopo kembali ke musala. Mereka tiba di saat warga lainnya sudah mulai kerja bakti. Pak Haji pun menyambut dengan tenang meskipun tahu mereka datang terlambat. Tanpa amarah, ia malah memberi nasihat:
“Berbaik sangkalah sama siapa pun. Bisa jadi yang kita gak suka justru yang terbaik buat kita.”
Ucapan itu membuat Bang Jarwo merenung. Apalagi saat ia kemudian tetap diizinkan ikut makan bersama warga, meskipun baru saja datang. Ia merasa tidak enak, tapi juga bersyukur masih diberi kesempatan.
Nilai penting dari cerita ini adalah: hindari prasangka, dan jangan lari dari tugas hanya karena merasa tidak nyaman. Terkadang yang terlihat berat justru akan membawa manfaat.
Setelah itu, kerja bakti pun dilanjutkan. Bang Jarwo yang sempat malas-malasan akhirnya ikut menyapu dengan semangat. Bahkan mereka juga berencana membersihkan karpet musala dan selokan minggu depan, agar tempat ibadah tetap nyaman dan bersih untuk semua warga.

