Di sela waktu sebelum zuhur, Pak Haji membacakan dongeng tentang singa dan tikus. Dikisahkan seekor singa yang galak membiarkan tikus kecil pergi setelah mengganggu tidurnya. Sang tikus berjanji akan menolong suatu hari nanti. Ketika singa terperangkap jebakan pemburu dan tak mampu membebaskan diri, tikus kecil itu datang menepati janji dengan menggigit tali perangkap hingga singa selamat. Kisah itu membuat anak-anak, termasuk Adit dan Denis, antusias menyimak.
Di tengah dongeng, Bang Jarwo sempat membayangkan dirinya seperti singa yang terjebak dan sadar bahwa sekecil apa pun bantuan tetap berarti. Pesan cerita pun jelas: jangan sombong dan selalu tepati janji. Kebaikan sekecil apa pun akan kembali menjadi pertolongan di saat yang tak terduga.

