Ketika Bang Sopo memutuskan cuti untuk pulang kampung dan bertemu Mbok, suasana langsung terasa berbeda bagi Bang Jarwo. Meski hanya sebentar, kepergian Sopo membuat pekerjaan terasa lebih berat dari biasanya. Apalagi, Bang Jarwo harus tetap menjalankan tugas mengantar barang tanpa partner andalannya.
Sebagai pengganti, datanglah Ringgo. Namun bukannya membantu, Ringgo justru membuat keadaan semakin kacau. Ia lebih banyak duduk santai dan bahkan tertidur saat pekerjaan belum selesai. Bang Jarwo yang biasanya terbiasa bekerja bersama Sopo, kini harus menghadapi situasi sendirian sekaligus menanggung beban tambahan.
Masalah semakin bertambah ketika pesanan bakso belum dibayar karena Ringgo tertidur. Berbagai cara dilakukan untuk membangunkannya, mulai dari dipanggil, diputar musik, hingga dicoba dibangunkan dengan cara lain, tetapi tetap tidak efektif. Situasi ini membuat Bang Jarwo semakin kewalahan.
Pada akhirnya, Bang Jarwo harus menerima konsekuensi dari kelalaian tersebut, termasuk menanggung tagihan yang seharusnya bukan tanggung jawabnya. Dari kejadian ini, terlihat jelas betapa pentingnya peran Bang Sopo dalam keseharian mereka.
Di balik semua itu, terselip pelajaran yang kuat. Dalam bekerja, tanggung jawab tidak bisa ditinggalkan, dan kerja sama yang baik sangat menentukan hasil.

