Cerita kali ini menghadirkan suasana penuh kelucuan sekaligus kekacauan yang dialami Bang Sopo. Awalnya ia sibuk membantu Bang Jarwo mengurus barang kiriman. Karena bemo yang biasanya dipakai bermasalah, akhirnya mereka memutuskan untuk memindahkan barang menggunakan motor. Dengan terburu-buru, Sopo mengumpulkan semua pesanan agar tidak ada yang tertinggal. Namun di tengah kesibukan itu, anak-anak seperti Adit dan Denis ikut membantu meski justru membuat Sopo semakin khawatir.
Bang Sopo, yang memang dikenal mudah panik, akhirnya meminta anak-anak untuk tidak ikut campur. Namun di balik sikapnya, ada kepedulian besar agar mereka tidak terluka. Setelah beres dengan barang kiriman, perhatian Bang Sopo beralih ke anak-anak yang ternyata malah menghilang saat bermain. Ia pun mulai kelabakan mencari mereka satu per satu. Dari Adel yang dititipkan ke Adit oleh Bundanya, sampai Denis dan Kipli yang tiba-tiba tak terlihat, semua membuat Sopo semakin pusing.
Kisah semakin menarik ketika anak-anak asyik bermain petak umpet. Bang Sopo, yang bertugas menjaga, justru kebingungan karena tidak bisa menemukan mereka. Adegan ini menampilkan kejenakaan khas, ketika Adit dan teman-temannya bersembunyi terlalu serius hingga membuat Bang Sopo mengira benar-benar kehilangan. Ditambah lagi, Bunda sempat menitipkan Adel, membuat tanggung jawab Sopo semakin berat.
Pada akhirnya, anak-anak pun muncul kembali dan menyadari kekhawatiran Bang Sopo. Mereka meminta maaf karena membuat Sopo kerepotan. Bang Haji pun mengingatkan bahwa dalam segala hal, anak-anak harus belajar untuk selalu berpamitan bila ingin melakukan sesuatu. Pesan sederhana ini disampaikan dengan cara yang menyentuh, bahwa rasa tanggung jawab dan saling mengingatkan adalah bagian penting dari persahabatan dan kehidupan sehari-hari.
Kisah “Bang Sopo Pusing Cari Anak-anak” tidak hanya menghadirkan tawa, tetapi juga memperlihatkan bagaimana komunikasi dan kejujuran dalam hal kecil seperti berpamitan bisa berdampak besar. Cerita ini kembali mengajarkan bahwa meski terlihat sepele, perhatian dan disiplin adalah bekal penting bagi anak-anak dalam tumbuh kembang mereka.

