Ucup merasa sedih karena keinginannya memiliki mainan baru belum bisa dipenuhi oleh ayahnya yang masih bekerja keras mencari nafkah. Karena kecewa, Ucup pergi tanpa memberi tahu siapa pun hingga membuat sang ayah, Pak RW, serta warga Kampung Karet Berkah panik dan berusaha mencarinya ke berbagai tempat. Adit, Denis, Kipli, Bang Jarwo, dan Pak Haji ikut membantu pencarian sambil berharap Ucup segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Syukurlah Ucup akhirnya berhasil ditemukan dan kembali berkumpul dengan ayahnya. Ucup menyadari bahwa ayahnya sangat menyayanginya meski belum bisa memenuhi semua keinginannya. Ia pun meminta maaf karena telah membuat semua orang khawatir dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Pak Haji kemudian mengajak mereka melaksanakan salat duha agar kehidupan semakin penuh berkah. Amanat: Kasih sayang orang tua tidak selalu diwujudkan dengan memberikan apa yang diinginkan anak, tetapi melalui perhatian, pengorbanan, dan usaha terbaik untuk kebahagiaan keluarga. Belajarlah bersabar, bersyukur, dan menghargai kasih sayang orang tua.

