Li Mei datang untuk belajar membuat kue pandan bersama Bunda dengan mengikuti resep dan takaran yang tepat. Bang Jarwo ikut cawe-cawe dan menawarkan diri mengajari Adit, Denis, Ucup, serta anak-anak lainnya. Ia bahkan yakin membuat kue cukup mengandalkan perasaan tanpa harus mengikuti ukuran bahan secara pasti.
Berbeda dengan kue Li Mei yang matang sempurna, kue buatan Bang Jarwo justru gagal karena bahan dan takarannya tidak sesuai resep. Bang Jarwo pun harus menerima hasilnya, sementara anak-anak tetap bersemangat untuk belajar membuat kue lagi.
Amanat: Percaya diri harus disertai pengetahuan dan ketelitian. Mengikuti petunjuk dengan benar dapat membantu kita memperoleh hasil yang lebih baik.

