Adit dan Denis sedang mengumpulkan sumbangan untuk membantu Simbok Bang Sopo yang sedang sakit. Saat bersepeda, mereka bertemu dan mencegat bemo Bang Jarwo. Bang Jarwo yang awalnya kesal dibuat melongo setelah mengetahui alasan Adit dan Denis serta kabar sebenarnya tentang kondisi Simbok.
Bang Jarwo akhirnya sadar bahwa dirinya telah salah paham kepada Bang Sopo. Tak lama kemudian, surat balasan membawa kabar menggembirakan bahwa Simbok sudah sehat, kembali berjualan, serta telah membeli obat dan vitamin.
Amanat: Jangan mudah berprasangka sebelum mengetahui keadaan sebenarnya. Kepedulian Adit dan teman-teman juga menunjukkan pentingnya membantu sahabat yang sedang mengalami kesulitan.

