Episode kali ini dari segmen CERIA (Cerdas dan Bahagia) menghadirkan Adit dan Ucup yang mengajak teman-teman belajar mengenai salah satu hewan langka asal Indonesia, yaitu tarsius kerdil. Dengan gaya ringan dan penuh semangat, Adit membuka acara dengan sapaan ramah yang mengajak anak-anak agar semakin pintar, akrab, dan bahagia ketika belajar bersama.
Ucup kemudian mengambil peran utama dengan memperkenalkan tarsius kerdil, primata mungil yang ukurannya sangat kecil namun memiliki kemampuan melompat jauh. Hewan ini hidup di Sulawesi Tengah dan merupakan salah satu hewan asli Indonesia. Meskipun bentuk tubuhnya mini dan menggemaskan, kemampuan bertahan hidupnya cukup unik, terutama dalam berburu serangga dan hewan-hewan kecil.
Lebih jauh, dijelaskan pula bahwa tarsius kerdil termasuk primata purba yang telah ada sejak sekitar 60 juta tahun lalu, pada zaman eosen. Habitat alaminya adalah hutan hujan dataran rendah, dengan kebiasaan hidup nokturnal—aktif di malam hari dan tidur di siang hari. Fakta ini membuatnya semakin menarik untuk dipelajari, apalagi karena keberadaannya kini terancam sehingga perlu dilestarikan.
Kehadiran Adit dan Ucup dalam acara ini bukan hanya sebatas memberikan informasi, tetapi juga mengajak teman-teman untuk mencintai hewan langka dengan cara menjaga kelestariannya. Ucup bahkan menutup pembelajaran dengan pantun sederhana yang menekankan pentingnya melestarikan hewan langka demi masa depan.
Pesan yang disampaikan sangat jelas, bahwa pengetahuan akan bertambah ketika kita belajar bersama, dan cinta terhadap lingkungan harus diwujudkan dengan menjaga keberlangsungan satwa langka di Indonesia. Selain itu, nilai moral juga diselipkan: anak-anak diajak untuk menjadi kebanggaan orang tua dengan cara rajin belajar, berbagi ilmu, serta menjaga hal-hal baik yang ada di sekitar mereka.
Episode edukatif ini menghadirkan suasana yang menyenangkan sekaligus bermanfaat. Dengan gaya khas Ucup yang polos namun penuh semangat, informasi mengenai tarsius kerdil menjadi mudah dipahami dan melekat di ingatan.

