Denis terlihat bermain sendirian karena teman-temannya belum juga datang. Melihat hal tersebut, Adit segera menghampirinya dan mengajak Denis mengumpulkan sumbangan untuk membantu ibu Bang Sopo yang sedang sakit. Keduanya berkeliling Kampung Karet Berkah dan mendapat dukungan dari warga, termasuk Pak Anas.
Sementara itu, Bang Sopo merasa sedih dan khawatir setelah menerima surat dari ibunya. Bang Jarwo yang belum mengetahui keadaan sebenarnya justru mengira Bang Sopo bermalas-malasan. Ketika Adit menjelaskan bahwa ibu Bang Sopo sedang sakit, Bang Jarwo akhirnya menyadari kesalahannya dan merasa bersalah karena telah bersikap kurang pengertian.
Kebahagiaan datang ketika Bang Sopo menerima surat balasan yang mengabarkan bahwa ibunya sudah sembuh dan kembali berjualan. Sang ibu juga berterima kasih atas kiriman uang yang diterimanya. Namun, Bang Sopo kebingungan karena merasa tidak pernah mengirim uang, tanpa menyadari bahwa Adit dan warga telah membantu keluarganya.

