Suasana Idul Adha di Kampung Karet Berkah semakin meriah ketika Baba Cang menyumbangkan seekor kambing untuk acara makan bersama warga. Pak Haji Udin kemudian mempercayakan Bang Jarwo untuk mengolah daging kambing menjadi hidangan lezat, termasuk sate dan kari. Tergiur tambahan upah, Bang Jarwo pun menerima tugas tersebut.
Namun, masalah muncul karena Bang Jarwo ternyata tidak tahan dengan daging kambing. Saat proses memasak berlangsung, ia mulai merasa tidak nyaman hingga kesulitan menyelesaikan pekerjaannya. Melihat kondisi tersebut, Adit bersama Denis, Ucup, dan Bang Sopo berinisiatif membantu menyiapkan masakan, sementara Bang Jarwo memberikan arahan.
Berkat kerja sama mereka, hidangan akhirnya siap dinikmati seluruh warga. Pak Haji pun memberikan apresiasi kepada Bang Jarwo dengan menyuguhkan tusuk sate pertama untuknya. Bukannya senang, Bang Jarwo justru panik karena tidak menyukai daging kambing, sehingga suasana makan bersama menjadi semakin lucu dan menghibur.

