Bunda harus pergi mendadak karena nenek temannya meninggal dunia. Padahal, ia sudah berencana membuat kue nastar untuk Bu Salamah dan Pak Anas. Bang Jarwo pun menawarkan diri membantu membuat kue bersama Bang Sopo, sementara Adit bertugas menjaga Adel.
Proses pembuatan nastar ternyata tidak berjalan mulus. Bang Jarwo dan Bang Sopo beberapa kali mengalami kesulitan saat menyiapkan adonan. Situasi semakin kacau ketika Adel ikut terlibat hingga membuat mereka panik. Bang Jarwo pun khawatir hasil kuenya tidak sesuai harapan dan justru mengecewakan Bunda.
Namun, kejutan terjadi ketika hasil buatan mereka ternyata menjadi kue nastar berukuran sangat besar. Setelah Adel meminta maaf, Pak Anas dan Bu Salamah justru mengagumi nastar unik tersebut. Mereka bahkan mengajak warga berkumpul di lapangan untuk menikmati kue bersama-sama.
Amanat: Niat membantu harus disertai kesabaran, ketelitian, dan tanggung jawab. Ketika terjadi kesalahan, beranilah meminta maaf dan mencari solusi bersama karena sesuatu yang tidak terduga bisa membawa kebahagiaan bagi banyak orang.

