Adit diminta Bunda menyusul Bang Jarwo yang terlambat mengantarkan pesanan kue. Di perjalanan, Bang Jarwo dan Bang Sopo menemukan seekor kakaktua yang diduga terlepas dari pemiliknya. Bang Jarwo sempat berharap burung itu bisa menjadi keuntungan baginya, tetapi ia memilih mencari pemiliknya terlebih dahulu. Saat hendak mengantar pesanan, kakaktua itu kembali terbang setelah Ucup tidak sengaja membuatnya lepas, sehingga Bang Jarwo sempat kesal meski akhirnya memaafkan Ucup.
Pencarian kakaktua berakhir ketika Pak Haji menjelaskan bahwa burung tersebut merupakan satwa langka yang harus dilindungi dan akan diserahkan ke pihak konservasi hewan. Bang Jarwo pun mengurungkan niatnya untuk memanfaatkan burung itu dan bersedia membantu mengantarkannya bersama Pak Haji. Adit, Ucup, dan teman-temannya ikut mendukung hingga kakaktua tersebut bisa diselamatkan dengan baik. Amanat: Jangan mengutamakan keuntungan pribadi di atas kebaikan. Menjaga amanah, memaafkan kesalahan, dan melindungi makhluk hidup adalah sikap mulia yang patut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

