Kang Ujang sedang sedih karena dagangan baksonya masih banyak, sementara ia membutuhkan uang untuk membantu orang tuanya yang sedang sakit. Adit, Denis, Ucup, dan Pak Haji pun berusaha memberikan semangat serta mencari cara agar bakso Kang Ujang bisa segera terjual.
Setelah membantu panen terong, muncul rencana membawa gerobak bakso Kang Ujang ke kebun karena ada banyak orang yang bisa menjadi pembeli. Kang Ujang kembali bersemangat karena berharap dagangannya habis sehingga ia dapat segera pulang ke kampung menemui orang tuanya.
Bang Ringgo yang sebelumnya diminta membantu menutup warung justru tertidur. Ketika hendak diajak menjalankan rencana tersebut, ia sulit dibangunkan sehingga persiapan yang sudah disusun menjadi terhambat.
Amanat: Membantu orang lain membutuhkan kepedulian sekaligus tanggung jawab. Jangan sampai kelalaian dan kebiasaan menunda membuat rencana bersama terhambat, terlebih ketika bantuan tersebut sangat dibutuhkan.

