Bang Mamat mulai berjualan tomat untuk membantu biaya kuliahnya. Ia berusaha membagi waktu dengan berjualan dari pagi hingga siang sebelum berangkat kuliah. Namun, perjalanan usahanya tidak langsung berjalan mulus.
Saat membawa dagangan, Bang Mamat hampir mengalami kejadian berbahaya bersama Adit dan Dennis karena kurang waspada di jalan. Sebagian tomat dagangannya pun berjatuhan. Beruntung, mereka tidak mengalami sesuatu yang serius.
Adit kemudian memberikan ide agar tomat yang tersisa diolah menjadi jus. Bersama Dennis dan Bunda, mereka membantu Bang Mamat membuat jus tomat yang kemudian menarik perhatian banyak warga.
Cerita ini mengajarkan pentingnya selalu berhati-hati di jalan serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi masalah. Sebuah kesulitan bisa beruba

