Adit, Denis, dan Ucup tertarik belajar wayang kulit setelah sebelumnya bermain menggunakan wayang kertas. Pak Haji kemudian meminta Bang Jarwo mengajarkan kesenian tersebut agar anak-anak semakin mengenal budaya sendiri. Mereka pun menggelar pertunjukan wayang kulit bersama di hadapan warga.
Denis ikut menjadi dalang dan memainkan kisah empat putra raja yang berebut menjadi pemimpin kerajaan. Cerita tersebut mengajarkan pentingnya persatuan agar kerajaan tidak runtuh. Pertunjukan mereka mendapat apresiasi sekaligus menjadi cara mengenalkan dan melestarikan seni wayang kepada generasi muda.
Amanat: Budaya bangsa harus dipelajari dan dilestarikan oleh generasi penerus. Persatuan juga penting karena bersama-sama kita akan menjadi lebih kuat.

