Kunang-kunang Seterang Bintang | Adit & Sopo Jarwo

Ucup mengantar Pak Sanip yang sedang piket malam di hutan kota. Saat senter Pak Sanip tidak mau menyala, tiba-tiba cahaya kecil berterbangan. Adit menjelaskan bahwa itu adalah kunang-kunang yang berpendar indah di gelapnya malam. Adel begitu gembira melihatnya sampai ingin menangkapnya, namun Adit mengingatkan agar tetap hati-hati dan tidak menyakiti hewan kecil itu.

Anak-anak berlari mengejar kunang-kunang, sementara Bang Jarwo dan Sopo menyusul dengan bemo untuk membantu. Meski sedikit ketakutan berjalan di hutan malam, semua tetap mengikuti cahaya kunang-kunang yang memancar lembut. Setiap kali anak-anak mendekat, cahaya itu seolah mengajak mereka bermain, bergerak semakin jauh ke tengah hutan.

Pak Sanip akhirnya menunjukkan cara menangkap kunang-kunang tanpa melukai. Adel tersenyum bangga ketika seekor kunang-kunang hinggap di tangannya sebelum kembali dilepaskan. Cahaya kecil itu terbang lagi, menyatulah dengan teman-temannya seperti bintang di langit yang turun menyapa manusia.

Amanat: Keindahan alam harus dinikmati dengan cara yang lembut. Semakin kita menjaga makhluk kecil, semakin besar rasa sayang yang tumbuh kepada alam.

Tinggalkan BalasanCancel reply