Lagi-lagi bang Jarwo Kena Bola | Adit & Sopo Jarwo

Adit sedang dalam masa pemulihan, tetapi semangat bermainnya tak surut. Saat teman-temannya sudah menunggu di lapangan, Adit meminta izin untuk bergabung walau Bunda sempat khawatir. Ia pun berangkat setelah meminum obat, semangat membawa bola baru untuk bermain kasti. Namun, kondisi tubuh Adit belum pulih sepenuhnya. Saat Denis mencoba memukul bola, bola itu malah meluncur tak terkendali—dan seperti biasa, yang menjadi korban adalah Bang Jarwo.

Kepala Bang Jarwo kembali menjadi sasaran bola, membuat ia kaget dan jatuh dari motor. Ironisnya, saat itu Bang Jarwo sedang semangat mengejar imbalan hadiah jutaan rupiah untuk menemukan anak hilang, dan menduga Adit adalah anak yang dimaksud. Ketika tahu bahwa itu bukan anak yang dicari, Bang Jarwo pun kecewa, meskipun tidak bisa berbuat apa-apa.

Adit sendiri tidak bermaksud jahat. Ia langsung meminta maaf dan bahkan ditolong oleh Pak Haji karena tubuhnya mulai melemah. Meski sempat terjadi salah paham, Bang Jarwo akhirnya mengantar Adit pulang dan menyadari bahwa membantu sesama adalah hal yang lebih mulia daripada sekadar mengejar imbalan.

Sebagai bentuk terima kasih, Bunda memberikan bingkisan kecil berupa es krim. Bang Jarwo dan Sopo pun menikmati hadiah sederhana itu meskipun sebelumnya sempat bermimpi mendapatkan jutaan rupiah. Akhirnya mereka menyadari bahwa kebaikan hati dan tolong-menolong jauh lebih berarti daripada nilai materi.

Tinggalkan BalasanCancel reply