Hari Minggu yang cerah berubah jadi hari yang sibuk ketika Kang Ujang kewalahan melayani pesanan bakso, terutama karena tubuhnya sedang meriang. Adit dan Denis langsung turun tangan membantu membungkus pesanan, bahkan mengantar bakso ke rumah-rumah warga. Bantuan kecil itu membuat pekerjaan Kang Ujang jauh lebih ringan.
Sementara itu, Bang Jarwo sempat menghilang dan membuat semua orang mencari-carinya, namun akhirnya ia ikut membantu mengantar sisa pesanan setelah melihat kondisi warung yang semakin ramai. Meski sempat terjadi salah paham, semuanya kembali akur.
Cerita ini mengingatkan bahwa hari yang melelahkan bisa menjadi lebih mudah ketika kita saling membantu dan peduli pada kesulitan orang lain.

