Industri Film dan Ekonomi Kreatif Bertemu dalam Satu Ruang
Jakarta, 9 Februari 2026 – Perkembangan industri film nasional membutuhkan lebih dari sekadar produksi karya. Dibutuhkan sinergi kebijakan, visi jangka panjang, serta keterbukaan terhadap berbagai peluang baru yang mampu memperkuat ekosistem kreatif Indonesia.
Pada 9 Februari 2026, Manoj Punjabi melakukan kunjungan ke Kementerian Ekonomi Kreatif. Dalam pertemuan tersebut, ia berbincang langsung dengan Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky. Diskusi berlangsung dalam suasana profesional, membahas kesamaan passion terhadap dunia film dan keterbukaan untuk mengeksplorasi berbagai opportunities yang dapat mendorong pertumbuhan industri secara berkelanjutan.
Kementerian Ekonomi Kreatif sebagai institusi yang menaungi sektor kreatif nasional memiliki peran penting dalam membangun fondasi kebijakan yang adaptif. Sementara itu, pelaku industri seperti Manoj Punjabi membawa perspektif produksi, distribusi, serta pengembangan konten yang relevan dengan dinamika pasar.
Pertemuan ini menegaskan adanya keselarasan visi antara regulator dan pelaku industri. Kesamaan semangat terhadap perfilman Indonesia membuka ruang eksplorasi kolaborasi, penguatan jaringan, serta peluang strategis yang dapat memperluas daya saing industri film di tingkat nasional maupun global.
Sinergi seperti ini menjadi indikator bahwa arah pengembangan industri film Indonesia terus bergerak menuju struktur yang lebih kokoh dan terintegrasi.

