Adit diminta menjaga Adel bersama Bang Jarwo dan Sopo. Namun Adel mulai GTM dan menolak makanan yang sudah disiapkan Bunda. Melihat itu, Bang Jarwo mengambil alih dan memasak telur mata sapi spesial yang katanya pernah ia pelajari dari temannya di Pontianak. Resepnya sederhana, tetapi penuh perhatian—minyak wijen, bawang putih, dan nasi hangat.
Aromanya langsung menarik perhatian Adel. Saat suapan pertama masuk, wajahnya berubah ceria dan ia kembali lahap makan. Adit dan Sopo pun ikut membantu ketika warga lain berdatangan meminta masakan yang sama.
Cerita ini menegaskan bahwa cinta dan ketulusan dalam memasak sering menjadi kunci agar anak mau makan dengan senang hati.

