Manoj Punjabi kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu tokoh penting dalam industri kreatif Indonesia. Melalui unggahan terbarunya di Instagram Story, ia membagikan informasi seputar penampilannya dalam program Closing Bell CNBC Indonesia yang tayang Jumat, 11 Juli 2025 pukul 15.15 WIB. Dalam program tersebut, Manoj Punjabi didapuk sebagai narasumber utama untuk membahas topik bertajuk “Menilik Prospek Industri Perfilman Indonesia di Tengah Tantangan Global”.
Acara ini menjadi salah satu momentum penting bagi perfilman Indonesia karena menghadirkan pemimpin dari MD Pictures, perusahaan film terbesar di Tanah Air yang telah melahirkan berbagai karya fenomenal. Dengan posisi sebagai Direktur Utama PT MD Pictures Tbk (FILM), Manoj Punjabi membagikan pandangannya terkait tantangan yang dihadapi industri film nasional di tengah ketatnya persaingan global, sekaligus strategi yang diterapkan agar tetap bertahan dan berkembang.
“Menilik Prospek Industri Perfilman Indonesia di Tengah Tantangan Global”
(manojunpunjabimd, Instagram Story – 11 Juli 2025)
Melalui sesi wawancara tersebut, Manoj Punjabi membahas berbagai hal mulai dari tren distribusi film digital, peluang kerjasama internasional, hingga pentingnya menjaga kualitas produksi di tengah perubahan perilaku penonton. Diskusi ini sekaligus membuka wawasan publik tentang bagaimana perusahaan film Indonesia harus adaptif terhadap perubahan zaman, baik dari sisi teknologi, preferensi pasar, maupun kebijakan ekonomi kreatif nasional.
Penampilan Manoj Punjabi di CNBC Indonesia juga mencerminkan bagaimana pentingnya posisi perfilman sebagai salah satu pilar ekonomi kreatif nasional. Tidak hanya berfokus pada entertainment semata, sektor ini turut memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia, terutama melalui penyerapan tenaga kerja di bidang produksi, distribusi, hingga promosi.
Bagi yang ingin menyaksikan kembali pembahasan tersebut, program Closing Bell CNBC Indonesia dapat diakses melalui platform digital CNBC Indonesia dan kanal resminya. Wawancara eksklusif ini layak menjadi rujukan bagi pelaku industri kreatif maupun masyarakat umum yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai dinamika dunia perfilman nasional.

