Hari itu Bang Jarwo merasa segar setelah sarapan, lalu mendapat tugas mengantar pesanan gula jawa milik Bunda dan Bu Salamah. Di tengah perjalanan, ia sempat bertemu Eyang dan berbincang hangat tentang kisah inspiratif masa lalu. Namun ketenangan berubah menjadi kepanikan saat rem motor Bang Jarwo mendadak blong. Motor melaju tanpa kendali, membuat warga panik dan Bang Jarwo harus berusaha keras menghindari kecelakaan.
Peristiwa itu menyadarkan semua orang bahwa aktivitas sederhana pun bisa berbahaya jika tidak disiapkan dengan baik. Bang Jarwo akhirnya selamat, tetapi pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bagi semua.
Cerita ini menegaskan bahwa kehati-hatian dan persiapan adalah kunci keselamatan dalam setiap tanggung jawab.

