Pertandingan antara Tim Garuda dan Tim Super berlangsung semakin sulit ketika Tim Super membuat berbagai rintangan berupa batu dan pepohonan untuk menghalangi serangan lawan. Akbar, Marco, Abas, dan Hafiz sempat kesulitan menembus pertahanan tersebut, bahkan harus menghadapi hujan batu yang membuat mereka kehabisan tenaga. Namun Tim Garuda tidak menyerah dan mulai menyusun strategi untuk mencari celah di pertahanan lawan.
Melalui kerja sama yang baik, Abas berhasil membuka celah dengan sundulan api, lalu Hafiz memperlebar jalan bagi timnya. Kesempatan itu dimanfaatkan Akbar untuk melepaskan Tendangan Halilintar yang akhirnya mampu menembus benteng Tim Super. Setelah permainan selesai, Aksa dan Widi kembali membereskan mainan mereka. Cerita ini menunjukkan bahwa rintangan sebesar apa pun bisa dilewati dengan kerja sama, strategi, dan semangat pantang menyerah.

