Adit Bantu Jual Bakso Keliling | Adit & Sopo Jarwo

Hari itu, Kang Ujang tampak pucat dan kelelahan. Kepala pusing, pikiran rungsing, tapi ia tetap memaksakan diri berjualan bakso. Melihat itu, Adit dan Denis langsung berinisiatif untuk membantu Kang Ujang berjualan keliling agar dagangan tetap jalan dan penghasilan hari itu tidak berhenti.

Adit mengambil alih tugas menjajakan bakso keliling kampung, sementara Denis menjaga dapur kecil Kang Ujang untuk menyiapkan pesanan. Dengan semangat, Adit berkeliling sambil memanggil, “Bakso… bakso hangatnya!” Suaranya menggema di jalan kampung dan menarik perhatian banyak pembeli.

Pesanan datang silih berganti dari warga — mulai dari Pak Dasuki, Bu Salamah, Mbak Indah, sampai Bang Mamat. Denis yang bertugas di belakang sibuk mencatat dan menakar kuah, garam, serta sambal sesuai permintaan masing-masing. Meski sempat salah takaran hingga terlalu asin, mereka terus belajar dan bekerja sama dengan gembira.

Menjelang sore, semua pesanan laku terjual. Kang Ujang yang melihat hasil kerja Adit dan Denis meneteskan air mata haru. Ia merasa bersyukur memiliki anak-anak baik yang mau membantu tanpa pamrih. Dari hari itu, mereka sadar bahwa kerja keras dan tolong-menolong akan selalu membawa keberkahan dan membuat hidup terasa lebih hangat.

Tinggalkan BalasanCancel reply