Pagi itu Kang Ujang merasa pusing karena dagangannya sepi, sementara ia harus menyiapkan pesanan besar untuk tamu para RW. Tidak ada kendaraan yang bisa dipakai, sehingga ia terpaksa berkeliling mendorong gerobaknya sendiri. Di saat yang sama, Denis panik karena uang untuk membeli bakso hilang. Adit menenangkannya dan menawarkan bantuan mencari uang itu bersama.
Saat bertemu di jembatan, Adit dan Denis melihat Kang Ujang hampir kehilangan kendali atas gerobaknya yang berat. Mereka segera membantu mendorong dan menuntunnya hingga aman. Pada akhirnya, Kang Ujang mendapat pesanan 30 bungkus dari Pak Haji, dan Denis menemukan uangnya kembali.
Cerita ini menegaskan bahwa pertolongan kecil di waktu yang tepat dapat meringankan beban siapa pun.

