Hari itu jadi momen spesial bagi Adel—keinginannya untuk naik delman akhirnya kesampaian! Saat suara klakson delman terdengar, Adel langsung menyambutnya dengan riang, ditemani Adit dan Denis. Delman sederhana yang ditarik kuda putih itu membawa mereka berkeliling kampung, dan senyum Adel pun tak henti-hentinya menghiasi wajahnya.
Namun, perjalanan santai berubah menegangkan ketika delman yang mereka tumpangi tiba-tiba melaju tanpa kendali! Ternyata, si kecil Adel secara tak sengaja menarik tali kendali kuda. Adit yang duduk di depan berusaha menenangkan dan mengontrol delman yang nyaris melaju ke jalan raya ramai.
Sementara itu, Bang Jarwo dan Pak Anas panik ketika tahu delman hilang dari tempatnya. Tanpa pikir panjang, mereka bergegas mengejar menggunakan bemo. Aksi penyelamatan berlangsung dramatis—bemo melaju sejajar dengan delman, dan akhirnya, Adit berhasil menghentikan laju kuda dengan bantuan Pak Anas dan Bang Jarwo.
Setelah kejadian itu, semua menarik napas lega. Pak Anas mengingatkan pentingnya menjaga anak kecil saat menaiki kendaraan, dan Adit berjanji akan lebih perhatian pada adiknya. Meski Adel sempat takut, ia kembali ceria saat tahu kali ini Pak Anas sendiri yang akan menjadi kusirnya.
Episode ini menyuguhkan kisah yang menegangkan sekaligus hangat, memperlihatkan nilai tanggung jawab, keberanian, dan perhatian terhadap keluarga. Semangat kebersamaan antar tokoh membuat cerita ini penuh warna dan menyenangkan untuk ditonton anak-anak.

