Di Kampung Berkah, Adit dan teman-temannya belajar panahan bersama Pak Haji. Ia mengajarkan bahwa kunci keberhasilan adalah fokus dan percaya diri. Ucup dan Denis mencoba dengan semangat, walau hasilnya belum sempurna.
Namun ketika Bang Jarwo datang, ia merasa lebih hebat dari semua orang. Tanpa mendengarkan nasihat, ia memanah dengan penuh percaya diri. Sayangnya, panahnya meleset jauh dan malah menimbulkan kekacauan di sekitar. Kang Tumin sampai ikut terkena imbasnya!
Pak Haji pun menegur Jarwo dengan bijak. Ia menjelaskan bahwa kemampuan tidak datang dari kesombongan, tetapi dari latihan, kesabaran, dan kerendahan hati. Jarwo akhirnya sadar bahwa sikap sombong justru membawa celaka.
Pesan moral: Jangan pernah merasa paling bisa. Belajar dengan sungguh-sungguh dan rendah hati adalah jalan menuju keberhasilan sejati.

