Suatu siang, Adit, Denis, Ucup, dan Adel bermain kereta-keretaan di jalan depan rumah. Denis dengan semangat menjadi masinis, sementara Adel dan Ucup jadi penumpang. Mereka meniru suara dan gaya masinis sungguhan — lengkap dengan “stasiun” dan “pengumuman perjalanan.” Semua tampak seru sampai permainan mereka berubah jadi agak berbahaya.
Saat Denis berpura-pura menjalankan “kereta,” mereka tanpa sadar bergerak ke arah jalan besar. Sebuah bemo milik Bang Jarwo hampir lewat, membuat semua orang panik. Untung saja Adit cepat sigap menarik teman-temannya ke tepi jalan. Kereta-keretaan mereka pun “berhenti mendadak,” membuat semuanya selamat.
Bang Jarwo yang melihat kejadian itu langsung menegur mereka dengan nada serius tapi penuh sayang. Ia menasihati agar kalau mau bermain, jangan di jalan raya karena berisiko. Adit pun mengajak semua temannya pindah main ke lapangan supaya aman.
Akhirnya, mereka melanjutkan permainan di lapangan dengan gembira. Kali ini Adel yang jadi masinis, dan semuanya bisa tertawa tanpa rasa takut.
🚂 Pesan moral: Bermain itu menyenangkan, tapi keselamatan tetap yang utama. Selalu pilih tempat yang aman agar kegembiraan tidak berubah jadi bahaya.

