Pagi itu, semua orang sudah sibuk bekerja, tapi seperti biasa, Bang Jarwo belum juga datang. Pak Haji sampai geleng-geleng kepala — kebiasaan Bang Jarwo yang selalu datang terlambat memang bikin pusing satu kampung. Sementara itu, Adit mampir ke warung Babacang buat beli terigu, sekalian disuruh cari tahu keberadaan Bang Jarwo yang entah ke mana.
Tak lama, Bang Jarwo muncul dengan gaya sok sibuknya, mengeluh soal motornya yang mogok. Ia menyuruh Sopo beli bensin, tapi seperti biasa, tanpa kasih uang! Dengan alasan klasik, katanya mereka kan “sahabat”, jadi semuanya bisa saling bantu — yang artinya, Sopo yang harus keluar uangnya.
Belum selesai di situ, Denis pun ikut kena imbas. Disuruh pegang motor, tapi malah jadi korban keusilan Bang Jarwo saat memperbaiki rantai. Alhasil, motor malah makin rusak dan semua jadi heboh. Meski begitu, kelakuan lucu Bang Jarwo tetap bikin suasana cair dan semua tertawa di akhir.
💡 Pesan moral: Persahabatan itu tentang saling bantu, tapi jangan sampai lupa tanggung jawab. Bekerja sama itu baik — asal tidak ada yang selalu dirugikan.

