Bang Jarwo mendengar kabar bahwa Kampung Karet Berkah masuk nominasi kampung terbersih dan pemenangnya akan mendapat bantuan berupa uang. Namun, ia salah memahami informasi tersebut dan menyebarkan kabar kepada warga seolah-olah bantuan uang sudah pasti diterima. Warga pun bersemangat menyiapkan kerja bakti.
Pak Haji kemudian meluruskan bahwa kampung mereka baru masuk nominasi, bukan menjadi pemenang. Bang Jarwo akhirnya mengakui kesalahannya. Meski kabar yang beredar ternyata keliru, warga tetap sepakat melanjutkan kerja bakti agar lingkungan semakin bersih.
Amanat: Jangan terburu-buru menyebarkan informasi sebelum memastikan kebenarannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan menjadi kabar palsu.

