Pak Hansip membuatkan kincir angin dari botol bekas untuk Adit, Denis, dan Ucup. Karena angin kurang kencang, mereka berlari sambil membawa kincir agar baling-balingnya berputar cepat. Denis kemudian berkhayal menjadi jagoan super yang bisa terbang dan menolong siapa saja.
Terlalu asyik berkhayal, Denis mengejar kincirnya yang tersangkut di pohon hingga akhirnya terjatuh tepat menimpa Bang Jarwo yang sedang tidur. Bang Jarwo pun kesakitan akibat ulah Denis, sementara Pak Hansip mengingatkan agar anak-anak tidak berkhayal terlalu berlebihan hingga membahayakan diri.
Amanat: Berkhayal memang menyenangkan, tetapi tetap harus memperhatikan keselamatan agar permainan tidak membahayakan diri sendiri maupun membebani orang lain.

