Kejadian bermula dari salah paham ketika Bang Jarwo dan Sopo mengira ada kabar duka setelah mendengar percakapan yang tidak jelas. Tanpa memastikan kebenarannya, mereka langsung menyimpulkan bahwa Ayah Adit meninggal dunia. Bahkan sumbangan dan perlengkapan duka sudah disiapkan, sementara Adit dan keluarganya justru kebingungan melihat situasi yang tidak sesuai fakta. Kepanikan terjadi hanya karena informasi yang didengar sepintas lalu.
Ternyata Ayah Adit sehat-sehat saja, dan semua itu murni kesalahpahaman. Bang Jarwo pun harus mengembalikan uang sumbangan serta perlengkapan yang sudah terlanjur disiapkan sebagai bentuk tanggung jawab. Jangan mudah percaya pada kabar yang belum jelas kebenarannya, karena prasangka tanpa fakta bisa menimbulkan kekacauan dan rasa malu.

