Ketua RW mengajak seluruh warga bergotong royong membersihkan kampung. Adit, Denis, dan teman-teman ikut semangat membawa kantong sampah, sementara para orang dewasa mulai membersihkan rumput dan selokan. Bang Irin bekerja gesit, sedangkan Bang Jarwo masih mengatur strategi sambil sesekali mengarahkan orang lain. Hal ini membuat suasana sedikit panas, namun warga tetap meneruskan kerja bakti dengan gembira.
Setelah wilayah mulai rapi, kerja bakti ditutup dengan makan bersama. Meski Bang Jarwo dan Bang Irin sempat berebut rumput yang ingin dibuang, pada akhirnya keduanya ikut tertawa.
Cerita ini mengingatkan bahwa kerja bakti bukan soal siapa paling cepat, tetapi tentang kebersamaan menjaga lingkungan tetap bersih.

