Home Film Manoj Punjabi: Saya Mau Ular Benaran, Bukan Ular CGI
Manoj Punjabi: Saya Mau Ular Benaran, Bukan Ular CGI

Manoj Punjabi: Saya Mau Ular Benaran, Bukan Ular CGI

by Admin

Lucu sekaligus menegangkan kejadian di belakang layar pembuatan film KKN di Desa Penari.

Manoj Punjabi sejak awal berkomitmen mau pakai ular benaran bukan ular rakayasa teknologi CGI.

Dan Widya pemeran dalam #Film #KKNdiDesaPenari bercerita pengalamannya yang memang takut ular dan baru pertama kalinya beradegan dengan ular benaran.

Panik dan melempar kepala ular semakin membuat ular melilitnya kencang. 🐍

ManojPunjabi #Producer #CEO #MDPictures #pichouseFILMS

Terima kasih sekali lagi buat teman-teman media yang sudah hadir, dan juga MD khususnya pak Manoj Punjabi yang udah percaya Adinda memerankan Widya di film KKN di Desa Penari ini.

Pertamakali dikasih tau akan ada adegan bareng ular asli, yaitu sungguh takut, karena gak ada keberanian untuk melihat ular ataupun bahkan megang ular sama sekali.

MD menjelaskan ini akan ada workshop, pelatihan dan akan di jaga, karena basicly saya sangat takut sama ular.

Ketika dapat workshop pertama itu benar-benar dilatihnya dari megang, dari rasain ular jalan di tangan, lalu di pundak sampai akhir boleh senyaman itu pelukan sama ular atau dipeluk sama ular.

Ini sebuah kesempatan yang benar-benar melatih keberanian, karena kebetulan ular yang di pakai ular sanca, ular sanca tidak berbisa, tapi ular sanca membunuh dengan melilit, namun adegan saya dililit sama ular.

Jadi disitu saya dikasih tau sejak awal, Adinda tidak boleh takut, karena rasa takut membuat badan Adinda menjadi dingin, ketika ular menyentuh badan yang takut terasa dingin, itu akan merangsang ular untuk membunuh.

Jadi gak boleh panik dan gak boleh gerak secara tiba-tiba. Ada satu kejadian di workshop ke tiga, saya panik karena kepala ular tiba-tiba muncul depan muka saya, trus saya lempat ke lantai, tapi setengah badan saya masih dililit ular, ketika kepala ular saya banting ke lantai, ularnya melilit saya kencang.

Saya teriak hampir nangis, trus semua pawang dan Astrada juga bilang Dinda tarik napas, Dinda tarik napas, Dinda gak boleh takut, tenang, tenang.

Tapi takut banget hanya bisa ngeluarin air mata dalam diam, beda sama teman-teman lain cukup berani sama ular, beda sama Adinda yang belum pernah sahabatan atau kenalan sama ular.

Jadi sebuah tantangan besar untuk bisa melalukan adegan itu dengan normal dan tidak terlihat takut, mudah-mudahan hasilnya cukup memuaskan.

Ada satu adegan yang dimana berat satu ular itu 20 kilogram, sedangkan ada tiga ular yang melilit waktu itu.

Produser Film Indonesia Manoj Punjabi: Saya Mau Ular Benaran, Bukan Ular CGI

Related

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: