Bunda membuat banyak donat dengan berbagai pilihan rasa untuk Adit, Adel, Denis, Bang Sopo, dan Bang Jarwo. Karena rasanya begitu enak, Bang Jarwo penasaran dengan resepnya. Cerita pun membawa mereka membayangkan sebuah Kampung Donat, tempat berbagai macam donat dijual.
Dalam cerita tersebut, toko donat Adit dan Adel ramai pembeli hingga membuat Bang Jarwo iri karena tokonya sepi. Ia menduga keduanya memiliki resep rahasia dan berusaha mencarinya. Bahkan Bang Jarwo mengejar Adel demi mengetahui tempat resep istimewa itu disembunyikan.
Adit dan Adel akhirnya menjelaskan bahwa tidak ada resep rahasia. Donat mereka terasa enak karena dibuat dengan hati yang tulus, senang, dan tanpa rasa iri atau dengki. Bang Jarwo menyadari kesalahannya, meminta maaf, lalu bertekad kembali membuat donat dengan hati yang bersih.
Amanat: Hasil yang baik tidak selalu berasal dari sebuah rahasia. Ketulusan, kegembiraan, dan menjauhi rasa iri dapat membuat pekerjaan dilakukan dengan lebih baik.

