Adit sedang diminta Bunda membeli gula dan terigu, tapi ia masih fokus bermain bersama Adel. Setelah diingatkan beberapa kali, Adit akhirnya berangkat. Di perjalanan, ia melewati Bang Jarwo dan Bang Sopo yang sedang mengecat metro mini milik Pak Anas. Bang Jarwo terlihat lelah dan sensitif karena pekerjaannya banyak, sementara adukan catnya terus bermasalah.
Adit yang terburu-buru tak sengaja membuat Bang Jarwo kaget hingga kuasnya tumpah mengenai cat yang sedang diaduk. Bang Jarwo langsung marah karena mengira Adit ceroboh. Adit meminta maaf, namun Bang Jarwo tetap kesal karena pekerjaannya jadi berantakan. Setelah Adit pergi ke warung babacang, Bang Jarwo baru sadar bahwa warga lain pasti akan mengomel kalau metro mini tidak selesai tepat waktu.
Ketika Adit kembali, ia membantu mengecat sambil meminta maaf lagi kepada Bunda dan Bang Jarwo. Perlahan suasana mereda, dan semua mulai bekerja sama menyelesaikan pengecatan metro mini sebelum sore.
Amanat: Jangan menunda-nunda tugas, dan ketika bekerja bersama, saling memahami itu penting agar masalah kecil tidak berubah menjadi keributan besar.

